header_id
Selasa, 21 April 2015 17:44

Wisata Desa

Rate this item
(0 votes)

Desa Kandri

Desa wisata Kandri, Kec. Gunungpati, Semarang memiliki gua yakni ‘Gua Kreo’.  Gua ini berhabitat  monyet jawa berekor panjang. Desa wisata ini terletak berdampingan dengan bendungan Jatibarang . Potensi desa ini adalah kuliner tradisional yang terbuat dari singkong "Getuk Kethek", tape singkong, tape dodol, makanan dan makanan ringan yang terbuat dari tepung moca. Masyarakat setempat juga membuat produk kerajinan dari bambu, seperti tudung saji, vas dll. Dalam hal kebudayaan, Kandri mempertahankan budaya lokal seperti ketoprak, wayang kulit, ‘wayang suket’ wayang yang terbuat dari rumput, dan pertunjukan lesung sebagai pertunjukan seni.

 

 

 

 

Desa Nangkasawit

Desa Nongkosawit, Kec. Gunungpati, Semarang  memiliki pemandangan indah dengan lembah dan ngarai. Di desa ini hampir semua tanaman dapat tumbuh. Desa Nongkosawit memiliki potensi pertanian dan buah-buahan seperti durian, jeruk, buah naga, dan rambutan. Selain itu juga memiliki potensi pariwisata peternakan (ayam, sapi, tikus putih dan domba), seni, budaya dan potensi pariwisata juga kuliner. Serta tarian tradisional yang dibawakan oleh masyarakat yaitu tari Si Golo-golo dan Kuntulan.

 

 

 

 

Desa Wonolopo

Desa Wonolopo terletak di Kecamatan Mijen. Desa ini memiliki agrowisata seperti durian, salak, jambu biji, dan pepaya. Di samping itu, desa ini terkenal dengan pembuatan jamu tradisional. Pengunjung disuguhi cara pembuatan jamu, juga  menikmati jamu tradisional. Juga tersedia homestay yang layak. Ada juga wisata outbound dan tanam padi.

 

 

 

 

 

 

Kampung Anggrek

Desa Sodong terkenal dengan nama Kampung Anggrek. Di Kampung ini pengunjung  dapat melihat beraneka ragam jenis anggrek, belajar membudidayakannya, maupun belajar memanennya. Selain anggrek, di sana juga ada wisata budaya berupa petilasan Sunan Kalijaga, camping ground, homestay, dan wisata edukasi.

 

 

 

 

 

 

Kampung Jamalsari 

Kampung Wisata Jamalsari, Mijen, Semarang terletak di tepi waduk Jatibarang,  sekitar lima menit dari Perumahan BSB.  Untuk objek wisata, kampung ini menggunakan lahan seluas 6 hektare tanah milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana  dan lahan masyarakat Jamalsari. Jamalsari mengandalkan wisata alam dan wisata air di atas waduk. Selain permainan air di waduk, juga di antaranya ada bumi perkemahan, outbound, homestay, kebun anggrek, pertunjukkan seni budaya, sanggar batik, dan sanggar kerajinan lampion, pembuatan tape, dan pembuatan keripik kulit singkong.

 

Read 555 times Last modified on Kamis, 25 Juni 2015 06:44
More in this category: « Wisata Air Wisata Pendidikan »

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Objek Wisata di Kota Semarang

Destinasi

Kesenian dan Kebudayaan di Kota Semarang

Seni dan Budaya

Akomodasi pendukung pariwisata di Semarang

Akomodasi

Sejarah, Geografis, Demografis, Fasilitas Publik

Tentang Semarang