header_id
Selasa, 21 April 2015 17:46

Wisata Lingkungan

Written by
Rate this item
(0 votes)

Mangrove Ekowisata

Hutan bakau ( mangrove ) Tugurejo terletak di Desa Tapak, Tugurejo, Semarang Barat,  sekitar 15 menit dari bundaran Kalibanteng ke arah barat. Tepatnya berada di seberang objek wisata ‘Taman Lele’.
Berpetualang di Hutan Mangrove dapat dilakukan dengan menumpang perahu nelayan berkapasitas penumpang 8 orang. Tiap perahu menyediakan life vest (pelampung). Menyusuri sungai yang dikurung akar dan pohon mangrove sangat mengasikkan. Dengan meninggalkan kehidupan kota yang bising, sejenak berkunjung ke objek ini begitu menenangkan pikiran.

 

Kampus Konservasi Unnes

Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebagai universitas konservasi memiliki komitmen untuk menjadi contoh pengembangan kampus ramah lingkungan, terutama pada gedung-gedung perkuliahan dan perkantoran sebagai manifestasi fisik pencitraan kampus hijau.
Konsep arsitektur hijau lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan, memiliki tingkat keselarasan yang tinggi antara strukturnya dengan lingkungan, dan penggunaan sistem utilitas yang sangat baik. Arsitektur hijau dipercaya sebagai desain yang baik dan bertanggung jawab, dan diharapkan digunakan di masa kini dan masa yang akan datang. Berkunjung ke Unnes nan sejuk, pengunjung bisa merasakan suasana belajar yang tenang.

 


Kampung Jamu Mijen

Kampung Jamu Mijen di Kec. Mijen Semarang menyediakan wisata alam sekaligus belajar mengenali lingkungan, terutama mengenal dunia jamu. Lokasinya memang berada di pinggir kota Semarang,  disambut dengan pemandangan sawah yang hijau dan perkebunan rempah luas yang menyegarkan mata. Kampung Jamu dengan luas sekitar 1 hektar, menjadi tempat budidaya tanaman rempah sekaligus destinasi eduecotourism di Semarang, Jawa Tengah. Tanaman yang ditanam di sana dibudidayakan dengan konsep organik, sehingga terbebas dari bahan kimia yang berbahaya. Pengunjung diajari bagaimana meramu jamu modern sendiri dengan mudah, dengan bahan-bahan yang ada. Jamu yang dimaksud di sini bukan jamu ekstrak, tapi gabungan dari akar-akaran, daun dan tanaman.

 

 


Waduk Jatibarang

Waduk Jatibarang merupakan waduk yang terletak di Semarang, tepatnya dalam wilayah Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati. Pelaksanaan konservasi sabuk hijau pada tahap pembangunan Waduk Jatibarang penting untuk menjaga konservasi dan menjaga umur dari waduk juga mengurangi sedimentasi dan meningkatkan suplai air bersih, serta dapat dikembangkan menjadi kawasan pemukiman, perdagangan, pariwisata yang menarik. Untuk memudahkan wilayah kerja sendiri,wilayah sabuk hijau Waduk Jatibarang dibagi menjadi 6 segmen, termasuk segmen 2 yang berfungsi sebagai kawasan wisata. Kesadaran masyarakat sekitar untuk menjaga konservasi dan umur waduk merupakan salah satu aspek yang berperan besar untuk mempertahan kelestarian waduk. Kawasan wisata ini terletak pada daerah konservasi. Kawasan wisata dengan penekanan desain ekowisata merupakan suatu bentuk kawasan wisata yang bertanggung jawab terhadap kelestarian alam, memberi manfaat secara ekonomi kepada masyarakat sekitar, dan tetap mempertahankan budaya.

Read 472 times Last modified on Senin, 06 Juli 2015 09:29

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Objek Wisata di Kota Semarang

Destinasi

Kesenian dan Kebudayaan di Kota Semarang

Seni dan Budaya

Akomodasi pendukung pariwisata di Semarang

Akomodasi

Sejarah, Geografis, Demografis, Fasilitas Publik

Tentang Semarang