• Jam Operasional: Senin - Kamis (08.00 - 16.00) | Jumat (07.30 - 14.00)
  • img-1
Harmoni Semarang Gemparkan TMII, Pesona Budaya Kota Semarang Curi Perhatian Nasional

Harmoni Semarang Gemparkan TMII, Pesona Budaya Kota Semarang Curi Perhatian Nasional

By Super Admin  

Harmoni Semarang Gemparkan TMII, Pesona Budaya Kota Semarang Curi Perhatian Nasional

HARMONI SEMARANG HADIR DI TAMAN MINI INDONESIA INDAH: KOLABORASI SENI BUDAYA YANG MEMBAWA PESONA KOTA SEMARANG KE PANGGUNG NASIONAL

Keberagaman budaya, semangat kebersamaan, dan kekayaan tradisi Kota Semarang berpadu dalam sebuah pertunjukan spektakuler bertajuk “Harmoni Semarang: Guyub, Gayeng, Ngangeni” yang sukses memukau ratusan penonton pada ajang Gelar Seni dan Budaya Kota Semarang di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (21/6/2026). Penampilan ini tidak hanya menjadi suguhan seni yang menghibur, tetapi juga menjadi etalase budaya yang memperkenalkan identitas Kota Semarang kepada masyarakat luas di tingkat nasional.

Pertunjukan “Harmoni Semarang” menghadirkan narasi budaya yang menggambarkan wajah Kota Semarang sebagai kota pesisir yang tumbuh dan berkembang dari keberagaman budaya, sejarah, serta tradisi masyarakatnya. Melalui kolaborasi tari, musik, teatrikal, dan arak-arakan budaya, penonton diajak menyelami perjalanan kehidupan masyarakat Semarang yang hangat, inklusif, dan penuh warna.

Pertunjukan diawali dengan semangat penyambutan khas melalui Tari Semarangan yang energik dan memikat. Suasana kemudian berlanjut pada keceriaan dolanan bocah yang menghadirkan nostalgia permainan tradisional anak-anak, sebelum membawa penonton menyaksikan harmonisasi kehidupan masyarakat Semarang yang hidup berdampingan dalam keberagaman budaya Jawa, Arab, dan Tionghoa yang telah menjadi karakter kuat kota ini selama berabad-abad.

Tidak hanya menampilkan sisi budaya yang penuh kegembiraan, “Harmoni Semarang” juga menghadirkan semangat perjuangan melalui kisah Laskar Tugumuda sebagai simbol keberanian dan jiwa pantang menyerah para pemuda Kota Semarang. Narasi tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan Kota Semarang hari ini tidak terlepas dari perjuangan para pahlawan yang telah mempertahankan kota dengan semangat persatuan.

Kemeriahan pertunjukan semakin terasa melalui hadirnya berbagai ikon budaya khas Semarang seperti tradisi Dugderan, Warak Ngendog, arak-arakan ganjel rel, hingga iringan musik Gambang Semarang yang menjadi penutup spektakuler. Seluruh rangkaian pertunjukan menggambarkan denyut budaya masyarakat yang tetap hidup, berkembang, dan relevan di tengah dinamika zaman modern.

Penampilan “Harmoni Semarang” merupakan hasil kolaborasi antara Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah dengan Pemerintah Kota Semarang sebagai bentuk sinergi dalam upaya pelestarian dan promosi kebudayaan daerah. Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang menggandeng Sanggar Perwira Budaya dengan melibatkan para seniman dan pelajar Kota Semarang untuk menghadirkan pertunjukan terbaik di panggung nasional.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., bersama para kepala perangkat daerah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah, Plt. Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Ketua Paguyuban Wong Semarang, Wakil Ketua Paguyuban Jawa Tengah, serta masyarakat dan pengunjung TMII yang antusias menyaksikan jalannya pertunjukan.

Selain pagelaran seni budaya, kegiatan juga dimeriahkan dengan pameran produk UMKM Kota Semarang yang menampilkan berbagai produk unggulan dan khas daerah. Kehadiran stan UMKM menjadi bagian penting dalam memperkenalkan potensi ekonomi kreatif sekaligus memperluas promosi produk lokal kepada masyarakat dari berbagai daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang menyampaikan bahwa Gelar Seni dan Budaya Kota Semarang menjadi salah satu upaya strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah sekaligus memperkuat posisi Kota Semarang sebagai destinasi wisata budaya yang memiliki karakter kuat dan berdaya saing. Melalui kegiatan ini, budaya tidak hanya dipertunjukkan sebagai warisan masa lalu, tetapi juga sebagai identitas yang terus hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan masyarakat.

Melalui “Harmoni Semarang”, Pemerintah Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam melestarikan, mengembangkan, dan mempromosikan kebudayaan sebagai bagian penting dari pembangunan daerah. Semangat guyub, gayeng, dan ngangeni yang ditampilkan di atas panggung TMII menjadi representasi nyata wajah Kota Semarang yang terbuka, harmonis, serta kaya akan nilai budaya yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

26



KONTAK KAMI