Semarang- Kembali menggelar festival arak-arakan Cheng Ho pada pekan lalu. Ratusan peserta beramai-ramai membawa patung laksamana Cheng Ho yang ikut serta dalam memeriahkan acara festival tahun ini. Acara ini di selenggarakan oleh pemerintah kota semarang bersama komunitas tionghoa yang melibatkan 14 klenteng di Indonesia, ratusan lebih warga dan wisatawan ikut menyaksikan acara festival arak-arakan Cheng Ho.
Acara ini di adakan sebagai bentuk memperingati kedatangan laksamana Cheng Ho di Kota Semarang yang ke-620, kegiatan ini berlangsung pada pertengahan hingga akhir bulan Juli 2025, acara ini diselenggarakan satu tahun sekali sebagai bentuk penghormatan terhadap laksamana Cheng Ho terhadap toleransi dan sejarah yang ia bawakan. Selain itu juga sebagai bentuk dukungan untuk mengembangkan budaya dan pariwisata di Kota Semarang. Festival ini menjadikan bukti tetap terjaganya budaya yang ada di Kota Semarang.
Prosesi arak-arakan dimulai dari klenteng Tay Kak Sie menuju Klenteng Sam Poo Kong, dengan rangkaian acara yang diisi mulai dari tari naga, dan pertunjukan barongsai yang mengiri sepanjang jalan arak- arakan, di meriahkan juga hiburan dari jono joni, arlida, dan yakustik.
Acara semakin meriah ketika penonton memadati bahu jalan untuk menyaksikan dan di sambut meriahnya tepuk tangan sebagai bentuk antusiasnya.